Belasan Tahun Mengabdi Tanpa Status, Psikolog Puskesmas ‘Curhat’ ke DPRD DIY

YOGYA, KRJOGJA.com – Belasan psikolog yang tergabung dalam Ikatan Psikolog Klinis DIY mendatangi kantor DPRD DIY di Jalan Malioboro, Jumat (11/6/2021) sore. Mereka mengadu, karena lebih dari 20 orang anggotanya kini terancam tak bisa lagi bekerja meski sudah mengabdi bekerja di puskesmas selama belasan tahun.

Ketua Ikatan Psikolog Klinis DIY, Siti Urbayatun mengatakan anggotanya sudah berjuang mengabdi di berbagai puskesmas utamanya di Kabupaten Sleman sejak tahun 2004 lalu. Namun, status kepegawaiannya tak jelas karena mereka bekerja berdasarkan sistem kontrak yang diperpanjang setiap satu tahun sekali.

“Ternyata teman-teman ini per tahun surat kontraknya diperpanjang, habis diperpanjang lagi begitu, tidak jelas status kepegawaiannya. Mereka ini bertugas di Puskesmas, mayoritas di Sleman. Dulu, ide ada psikolog di Puskesmas ini dari Fakultas Psikologi UGM. Padahal ini dulu sempat mendapatkan penghargaan dari presiden untuk bupati saat itu, namun kondisinya ya seperti ini,” ungkapnya dalam audiensi.

BERITA REKOMENDASI