BI DIY Bidik 300 Ribu Merchant QRIS Sepanjang 2021

YOGYA, KRJOGJA.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY terus meningkatkan sosialisasi dan edukasi melibatkan Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP)baik Bank maupun Non-Bank, komunitas pelaku usaha, pelaku usaha maupun masyarakat DIY guna mensukseskan penggunaan program Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Program tersebut dalam rangka upaya mendorong membentuk ekosistem digital di DIY sebagai bagian dari ekosistem digital Indonesia.

“Kita terus berupaya mendorong terbentuknya ekosistem digital di DIY, salah satunya menggencarkan dan menggiatkan penggunaan QRIS. Upayanya dengan memperluas cakupan akselerasi transaksi digital QRIS di beberapa titik potensial di DIY berkolaborasi dengan berbagai pihak,” tutur Kepala Perwakilan BI DIY Hilman Tisnawan di Yogyakarta, Minggu (7/3/2021).

Hilman menyampaikan strategi perluasan akselerasi transaksi digital QRIS ini bertujuan supaya masyarakat DIY baik pengguna maupun merchant benar-benar tersosialisasi dan teredukasi manfaatnya. Sebab transaksi digital dengan QRIS untuk pengguna maupun merchant lebih baik, mudah dan aman. Transaksi secara contactless tentu dapat memperkecil resiko penyebaran virus ketimbang transaksi menggunakan uang tunai di masa pandemi Covid-19 ini.

“Dengan bertransaksi menggunakan QRIS maka masyarakat turut membantu pencegahan peredaran uang palsu, mendorong efisiensi bertransaksi, meningkatkan keuangan inklusif dan memajukan pelaku usaha yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi DIY,” tegasnya.

BERITA REKOMENDASI