Bonus Demografi Perlu Didesain Secara Baik

YOGYA, KRJOGJA.com – Keluarga Berencana (KB) bukan hanya sekadar penggunaan kontrasepsi, namun perencanaan keluarga demi membangun kualitas kehidupan yang lebih baik. Oleh karena itu masyarakat DIY tidak perlu? tidak perlu merasa takut untuk berKB. Guna mewujudkan hal itu ada lima isu strategis yang perlu mendapatkan dukungan komitmen politis dari para Bupati /Walikota se-DIY.Salah satunya dukungan stakeholders untuk kampanye peningkatan pendewasaan usia perkawinan dan menurunkan angka fertilitas remaja dengan mencegah perkawinan dini.

“Harapan saya bagaimana Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengubah strategi. Dengan begitu bonus demografi betul-betul di desain dengan baik, sehingga bisa memberikan nilai. Memang bonus demografi ini akan menghadapi berbagai tantangan, menyangkut pembiayaan maupun kelembagaan. Karena dengan otonomi daerah BKKBN di struktur daerah cara pandangnya belum tentu sama. Untuk itu, saya minta kabupaten/kota serius membantu, jangan menganggap BKKBN tidak penting,” kata Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X seusai mengikuti peringatan Virtual Hari Keluarga Berencana Nasional (Harganas) di Ruang Media Center, Gedhong Pracimosono, Komplek Kepatihan, Senin (29/6/2020).

BERITA REKOMENDASI