Cadangan Sudah Digunakan, Stok Reagen di DIY Aman

YOGYA, KRJOGJA.com – Lonjakan kasus harian di DIY dalam beberapa waktu terakhir yang jumlahnya lebih dari 2.000 tidak hanya menjadi tantangan bagi dokter dan paramedis, tapi juga petugas di laboratorium. Kendati dalam sehari jumlah sample yang masuk jumlahnya cukup banyak. Pemda DIY memastikan ketersediaan reagen masih mencukupi, sehingga layanan bisa tetap lancar.

“Ketersediaan reagen sampai saat ini jumlahnya masih cukup, meski reagen untuk stok atau cadangan sudah mulai digunakan. Jadi sekarang stok reagen yang baru datang bisa langsung dipergunakan. Semua itu dipengaruhi oleh adanya jumlah kasus harian yang jumlahnya lebih dari 2.000 kasus,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Drs K Baskara Aji di Kompleks Kepatihan, baru-baru ini.

Baskara Aji mengungkapkan, meski ketersediaan untuk sementara waktu masih mencukupi. Tapi pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Khususnya untuk memastikan layanan terhadap pasien bisa dilaksanakan dengan baik. Dengan begitu seandainya terjadi kendala bisa langsung dicarikan solusi terbaik.

“Kalau kondisinya terus seperti ini, stok reagen bisa menipis bahkan tidak menutup kemungkinan habis. Kalau terus kesulitan maka akan terjadi kekurangan. Menyikapi hal itu kita akan bekerjasama dengan pemerintah pusat, karena untuk mendatangkan reagen kewenangannya di pemerintah pusat,” terangnya.

Kepala Bagian (Kabag) Humas Biro Umum, Humas dan Protokol (UHP) Setda DIY Ditya Nanaryo Aji melaporkan kasus konfirmasi positif harian Covid-19 di DIY bertambah signifikan sebanyak 2.750 kasus sehingga total 188.286 kasus pada Sabtu (26/2/2022). Rerata kasus positif harian mencapai 17,19 persen dengan jumlah kasus aktif mencapai 26.408 kasus.

“Kasus Covid-19 trennya mengalami kenaikan lagi di DIY. Riwayat sementara kasus terkonfirmasi Covid-19 yang baru tersebut sebanyak 2.052 kasus berasal dari tracing kontak kasus positif dan 698 kasus periksa mandiri,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI