Cegah Kasus Tambahan, Malioboro Terapkan Protokol Maksimal

Sementara Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Yogya Heroe Poerwadi, menjelaskan total ada 15 orang yang diketahui melakukan kontak erat dengan PKL Malioboro yang terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka terdiri dari tujuh anggota keluarga dan delapan rekan sesama PKL. Hanya, Dinas Kesehatan baru berhasil mengambil uji swab terhadap satu orang anggota keluarga. Sedangkan 14 orang lainnya masih dilakukan pendekatan karena tempat tinggalnya berpencar.

Heroe mengaku, sebelum bisa memetakan sebaran kasusnya, maka sampai saat ini belum perlu ada penutupan sementara aktivitas di Malioboro. Seluruh PKL serta pelaku usaha baik di zona 3 maupun zona lainnya masih diperbolehkan berjualan. “Kasus ini masih bisa kita kendalikan. Pedagang yang melakukan kontak erat sudah isolasi mandiri dan tidak berjualan dulu. Tetapi untuk memberikan rasa aman, kita minta UPT melakukan disinfeksi di sepanjang Malioboro,” tandasnya.

Di samping itu, dirinya mengimbau agar lansia terutama yang memiliki penyakit bawaan atau komorbid agar mengurangi aktivitasnya di luar rumah. Hal ini karena kaum lansia cukup rentan terhadap penularan virus, apalagi banyak ditemukan kasus orang tanpa gejala (OTG). Kemudian protokol standar juga wajib diterapkan seperti memakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan. Sat Pol PP juga diminta mulai tegas menindak pelanggar protokol berikut sanksinya.(Dhi)

BERITA REKOMENDASI