Cerita Peliknya Cari Oksigen Suplai Rumah Sakit di Yogya

YOGYA, KRJOGJA.com – Beberapa hari terakhir menipisnya stok oksigen rumah sakit di DIY menjadi sebuah malapetaka bagi penanganan pasien Covid-19. Pemda DIY mengatakan telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah terjadinya kondisi tersebut meski diakui tetap kesulitan menghadapi situasi seperti ini.

Asisten Sekda DIY Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Tri Saktiyana menceritakan kebutuhan oksigen untuk rumah sakit memang mengalami kenaikan hingga lima kali lipat dibandingkan dengan masa normal. Hal tersebut membuat distribusi penyaluran harus mengikuti dengan di sisi lain keterbatasan armada dan stok oksigen pada produsen.

“Jumat sampai Senin ini meningkat drastis kebutuhannya. Di Sardjito misalnya naik 5 kali lipat dibandingkan ketika masa normal. Tentu perlu upaya ekstra, darurat. Ada dua kebutuhan oksigen di rumah sakit yakni liquid yang mana tangkinya menetap, di sini rumah sakit sudah kerjasama dengan perusahaan. Ketika naik dua kali lipat masih bisa menenuhi dan ketika sudah tiga kali lipat mulai ada gangguan. Di tangki ada nama merk pemilik. Di situasi normal tak etis merk A kosong diisi merk B. Botolnya Coca cola diisi Pepsi cola kan ga boleh, botolnya Aqua diisi Ades. Ini tak boleh dalam situasi normal,” ungkapnya pada wartawan, Senin (5/7/2021).

BERITA REKOMENDASI