Dampak Pembatasan Usia, 63 Calon Jamaah Haji DIY Mundur

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Anggota Komite III DPD RI Cholid Mahmud mengakui, adanya kebijakan aturan pembatasan usia calon haji membuat sebagian jemaah dari DIY tertunda keberangkatannya. Misalnya, suami lebih dari 65 tahun sedangkan istri di bawah 65 tahun sehingga keduanya memilih mengundurkan diri.

Namun, ada juga yang tetap memilih tetap berhaji tahun ini meski tidak berangkat bersamaan antara suami dan istri. “Tidak semua. Sebagian dari mereka tetap berangkat,” katanya dalam rapat kerja bersama Kemenerian Agama, KBIH dan IPHI se DIY di kantor DPD RI Perwakilan DIY, Rabu (27/04/2022).

Cholid mengungkapkan, pada prinsipnya DIY sudah cukup siap terhadap kebijakan dari Pemerintah Arab Saudi ini. Sehingga tidak ada gejolak meskipun masalah pembatasan usia kerap dipertanyakan. “Secara umum DIY cukup baik persiapannya,” ujarnya.

Pemerintah Arab Saudi memberi izin kepada calon jamaah haji dari Indonesia yang ingin menunaikan rukun Islam kelima ke Tanah Suci. Namun aturannya dibatasi, salah satunya yang bisa berangkat berhaji usianya tidak boleh lebih dari 65 tahun.

Kebijakan ini membuat jumlah calon jamaah haji yang berangkat ke tanah suci berkurang drastis, termasuk dari Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebagai gambaran, kuota haji Indonesia tahun 2022 sebagaimana yang ditetapkan Menteri Agama sebanyak 100.051 jamaah.

BERITA REKOMENDASI