Denda Keterlambatan Uji Kendaraan Bermotor Dihapuskan

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemkot Yogya kembali memberikan kebijakan afirmatif bagi masyarakat. Kali ini berkaitan dengan penghapusan sanksi berupa denda keterlambatan uji kendaraan bermotor. Kebijakan tersebut diberlakukan hingga akhir tahun ini.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogya Agus Arief Nugroho, mengatakan kebijakan penghapusan sanksi denda keterlambatan pengujian kendaraan bermotor tidak semata-mata ditujukan untuk meningkatkan retribusi.
“Tetapi yang lebih utama adalah meningkatkan keselamatan berkendara karena kendaraan beroperasi dalam kondisi laik jalan,” jelasnya, Jumat (1/7/2022).

Dirinya pun meminta pemilik angkutan penumpang dan barang yang wajib uji untuk segera memanfaatkan kesempatan tersebut. Hal ini karena dimungkinkan ada pemilik yang enggan melakukan pengujian karena keberatan dengan denda yang harus dibayarkan.

Sementara Penguji Kendaraan Bermotor di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Kota Yogya Andhika Satya Wibrama, menambahkan penghapusan sanksi denda retribusi untuk keterlambatan pengujian kendaraan bermotor ini berlaku untuk semua kendaraan wajib uji. Selain itu juga tidak ada pembatasan tahun keterlambatan uji.

Penghapusan sanksi denda retribusi untuk kendaraan yang terlambat melakukan uji kendaraan diatur melalui Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 52 Tahun 2022. Setiap kendaraan wajib uji, diwajibkan menjalani pengujian kendaraan bermotor tiap enam bulan sekali. Kendaraan yang terlambat melakukan pengujian akan diberi sanksi denda dua persen per hari.

BERITA REKOMENDASI