Digelar Kompetisi Film Pendek Islami 2022 Berhadiah Total Rp 1 Miliar

Editor: Ary B Prass

YOGYA, KRJOGJA.com – Kementerian Agama (Kemenag) kembali akan mengadakan Kompetisi Film Pendek Islami. Kompetisi tahun 2022 ini mengangkat tema “Ku Syiar Islam dengan caraku”.

Untuk tingkat DIY dilaksanakan Juli 2022 sedang untuk tingkat nasional satu bulan kemudian, Agustus. Panitia menyediakan hadiah dengan total Rp 1 miliar.
“Untuk tingkat DIY akan dipilih juara 1, juara 2, juara 3, harapan 1, harapan 2 dan harapan 3. Selanjutnya, juara 1, 2, dan 3 akan dikirim ke Jakarta untuk mewakili DIY dalam lomba tingkat nasional,” kata Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf (Penaiszawa) Kanwil Kemenag DIY, Drs H Sigit Warsita.
Tujuan Kompetisi Film Pendek Islami atau KFPI 2022 untuk menyiarkan agama Islam yang moderat (moderasi beragama) kepada masyarakat. Juga mengembangkan, melestarikan, dan menggali potensi dalam berkreativitas dengan memanfaatkan teknologi, melestarikan seni dan budaya serta menjaga kearifan lokal yang bernuansa Islami, meningkatkan rasa cinta dan bangga begi generasi muda akan seni budaya Islam; dan memberi kesempatan berkreativitas dalam menyiarkan agama Islam pada generasi muda.
Pendaftaran melalui link yang sudah disediakan dan pengiriman Karya Film  paling lambat 31 Mei 2022. Karena itu saat ini masih ada waktu hampir satu bulan untuk menyiapkan karya film terbaik bagi masyarakat DIY yang ingin berperan serta.
Mengenai persyaratan mengikuti kompetisi antara lain karya film tidak pernah diikutsertakan dalam kompetisi apapun sebelumnya. Berisi promosi, imbauan, seruan, atau informasi positif sesuai tema. Durasi paling singkat enam menit dan paling lama 10 menit. Jenis film berupa fiksi atau dokumenter.
Selain itu, peserta menyertakan trailer dengan durasi 30 atau 60 detik untuk bahan publikasi. Peserta mewakili daerah yang sama sesuai identitas KTP peserta. Menggunakan subtitel Bahasa Indonesia bagi film yang menggunakan bahasa daerah. Penggunaan materi musik atau potongan adegan (scene) film yang memiliki hak cipta karya orang lain harus mencantumkan sumber atau melampirkan surat izin dari pemilik karya.
Karya film yang diikutsertakan juga harus mencantumkan logo Kementerian Agama. Film yang dikompetisikan menjadi hak milik Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI.
Peserta bisa perorangan maupun kelompok. WNI beragama Islam berusia minimal 40 tahun. Peserta mengirimkan paling banyak tiga judul film dalam satu akun media sosial.  Untuk informasi selengkapnya bisa klik bimasislam.kemenag.go.id, Instagram: kfpi.kemenag, atau Youtube: KFPI OFFICIAL. (Fie)

BERITA REKOMENDASI