Disarankan Isolasi Mandiri, Shelter Pasien Covid-19 Bersifat ‘On Call’

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemkot Yogya sudah tidak memiliki tempat khusus yang dijadikan shelter bagi pasien Covid-19. Meski demikian, jika sewaktu-waktu dibutuhkan bisa segera disiapkan karena bersifat ‘on call’.

Menurut Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Yogya Heroe Poerwadi, hingga saat ini belum ada pasien Covid-19 yang membutuhkan shelter untuk melakukan isolasi mandiri. “Mereka yang harus isolasi mandiri melakukannya di rumah masing-masing. Tetapi jika ada yang perlu shelter, bisa langsung kita sediakan,” tandasnya, baru-baru ini.

Sebelumnya, Pemkot Yogya menjalin kerja sama dengan sejumlah pengelola gedung untuk meminjamkan sebagian tempatnya untuk isolasi mandiri. Khusus di Balai Diklat Kementerian Sosial di Jalan Veteran serta gedung milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Kotagede. Namun kedua gedung tersebut saat ini sudah difungsikan untuk kegiatan kedinasan setempat.

Sementara merujuk aturan Kementerian Kesehatan, warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan status orang tanpa gejala (OTG), tidak perlu dirawat di rumah sakit melainkan isolasi secara mandiri. Gubernur DIY juga telah menginstruksikan masing-masing daerah guna menyiapkan shelter untuk isolasi karena mayoritas pasien Covid-19 berstatus OTG.

“Dari 36 kasus konfirmasi positif, hanya sembilan yang dirawat di rumah sakit. Sisanya 27 orang, isolasi mandiri di wilayahnya. Jika ada yang butuh shelter, kita bisa siapkan kamar hotel atau tempat lain dengan biaya dari pemerintah,” imbuh Heroe.

BERITA REKOMENDASI