DIY PPKM Level 3, Pelanggaran Masih Banyak Ditemukan

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di DIY berdampak pada adanya pelonggaran di sejumlah fasilitas publik, seperti pusat perbelanjaan dan warung makan. Sayangnya kondisi tersebut justru menjadikan beberapa orang abai dalam penegakkan protokol kesehatan (Prokes) termasuk di rumah makan. Untuk mengantisipasi adanya penularan, Satpol PP DIY bertindak tegas, bahkan jika ditemukan kerumunan atau pelanggaran tidak segan-segan langsung dibubarkan.

“Selama kebijakan PPKM level 3 diberlakukan di DIY, masih banyak ditemukan pelanggaran. Sebagian besar pelanggaran itu terkait jaga jarak di rumah makan dan restoran. Misalnya meja yang seharusnya diisi 2 orang, ditempati 4 sampai 5 orang,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY, Noviar Rahmad di Yogyakarta, Sabtu (11/9/2021) malam.

Dia menegaskan, apabila pihaknya menemukan adanya kerumunan, maka tidak segan-segan akan dibubarkan langsung. Menurutnya, rata-rata dalam sehari ada kerumunan di 5 tempat atau rumah makan yang dibubarkan. Selain rumah makan, pengawasan di 33 destinasi wisata juga menjadi prioritas dari Satpol PP DIY.
Pasalnya, meski DIY menerapkan PPKM level 3 tapi untuk destinasi wisata belum dibuka. Walaupun dalam realitanya sejumlah wisatawan tetap mencoba masuk destinasi dengan memanfaatkan jalan alternatif.

BERITA REKOMENDASI