DPW Gerbang Tani DIY Menolak Rencana Pemerintah Impor Beras 1,5 Juta Ton

YOGYA, KRJOGJA.com – Rencana Pemerintah melakukan impor beras sebesar 1-1,5 juta ton sebagaimana disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sangat disayangkan dan harus ditolak. Rencana ini telah menyebabkan anjloknya harga jual Gabah Kering Panen (GKP) di kalangan petani.

“Kondisi seperti ini menyebabkan hasil panen yang dinikmati petani tidak sebanding dengan biaya produksi yang dikeluarkan,” terang Ketua Umum DPW Gerbang Tani DIY Mohammad Rosul dalam siaran pers yang diterima KRJOGJA.com, Selasa (16/3/2021).

Menurut dia, rencana impor beras ini juga tidak tepat dari sisi waktu, karena berbarengan dengan musim panen para petani. Pasalnya, awal Maret hingga Mei, petani di sejumlah daerah memasuki masa panen raya. Meskipun impor beras masih dalam tahap rencana, tapi sudah mempengaruhi harga jual gabah kering panen petani.

“Kondisi ini akan dimanfaatkan oleh tengkulak untuk ‘memainkan harga’ sehingga merugikan petani,” tandasnya.

BERITA REKOMENDASI