Dua Tahun Terpuruk, PHRI Berharap Insentif

YOGYA, KRJOGJA.com – Selama 2 tahun terpuruk di masa pandemi, hotel dan restoran masih harus memikirkan biaya dan hutang yang menumpuk serta izin yang mati karena pandemi. Selama pandemi dari 489 hotel restoran anggota PHRI DIY sebanyak 170 hotel dan restoran sempat tutup, dan saat ini sudah mulai buka lagi 70 persen.

“Bisa dikatakan meski mulai ramai tapi bukan berarti kondisi membaik. Justru kita harus memikirkan membayar hutang kewajiban yang tertunda, untuk itu kita berharap insentif,” ucap Ketua BPD Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI) DIY Deddy Eryono kepada KRJOGJA.com, Rabu (26/1/2022) di sela Rakerda PHRI DIY di Hotel Grand Rohan Yogyakarta.

Deddy menyatakan kondisi perhotelan dan restoran saat ini sudah mulai bergairah sejak 4 bulan terakhir ini. “Weekend tingkat hunian hotel bisa mencapai 60 – 80 persen, serta weekday mencapai rata-rata 40 persen. Walau demikian saat ini hotel dan restoran masih berjuang dan Rakerda ini akan merumuskan permasalahan-permasalahan PHRI DIY yang akan disampaikan dalam Rakernas nanti,” jelas Deddy

Rakerda dibuka Kepala Dinas Pariwisata DIY Ir Singgih Raharjo SH MEd mewakili Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam (PA) X. “Tahun 2022 diharapkan menjadi awal kebangkitan bisnis hotel dan restoran setelah dua tahun terpuruk karena pandemi. Hotel dan restoran perlu menyusun strategi dan membuat sistem manajemen layanan yang adaptif,” tegas Singgih.

Sehingga, masyarakat memperoleh jaminan keamanan dan kenyamanan saat menggunakan fasilitas hotel dan restoran di masa pandemi. “Kolaborasi dan sinergi harus ditingkatkan agar bisnis hotel dan restoran dapat membaik. Namun, keamanan dan keselamatan masyarakat tetap terjamin,” ujarnya.

Dikatakan Pemerintah Daerah DIY berkomitmen mendukung langkah PHRI mendongkrak ekonomi dan pariwisata di DIY. “Namun, perlu digarisbawahi, kondisi PPKM saat ini harus disikapi secara bijak. Yithna Yuwana Lena Kena. Jangan sampai kita lengah. Jangan sampai di satu sisi sektor pariwisata tumbuh, tapi di sisi lain kasus Covid-19 meningkat,” tegasnya. (Vin)

BERITA REKOMENDASI