Dukung UMKM Bangkit Kadin DIY Fasilitasi Kurasi Produk Bidik Ekspor

Editor: Ary B Prass

YOGYA, KRJOGJA.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY terus berupaya mendukung dan mempercepat bangkitnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di DIY yang terdampak pandemi Covid-19. Upaya tersebut melalui fasilitasi kurasi produk UMKM yang akan terus dilakukan untuk mendorong ekspor produk-produk UMKM di wilayah DIY.

Waketum Bidang UMKM, Koperasi dan Digital Marketing Kadin DIY Hermawan Ardiyanto mengatakan Kadin DIY setidaknya sudah mengkurasi setidaknya 30 UMKM yang rutin dilakukan setiap dua pekan sekali sesuai kategori produknya seperti anyaman, kulit, herbal dan sebagainya. Selain kurasi, pihaknya pun akan memberikan feedback atau umpan balik dari pasar akan produk UMKM sehingga ada interaksi dan perbaikan supaya kualitas produk semakin meningkat.

” Kualitas produk UMKM DIY sebenarnya sudah bagus, tetapi yang menjadi kendala terbesar rata-rata adalah keberlanjutan atau kontinuitas produksi. Ini menjadi PR beras dalam kurasi adalah keberlanjutan produksi, sehingga UMKM harus punya komitmen mampu memenuhi keberlanjutan produksinya,” katanya di Yogyakarta, Kamis (23/9/2021).

Hermawan menyampaikan Kadin DIY melalui bidang UMKM, Koperasi dan Digital Marketing kembali mengadakan kurasi untuk produk UMKM yang diikuti 20 peserta dari sektor anyaman serat alam yang ada di wilayah Sleman di Gedung Dekranasda Sleman pada Rabu (22/9). Kurator terdiri dari Emirita Pratiwi, Lia Mustafa, Indah Rahayu dan Riza. Kegiatan serupa telah dilaksanakan dengan Dinas Koperasi dan umkm Kulonprogo pada Selasa (14/9) dan akan terus dilakukan untuk mendorong ekspor produk-produk UMKM di wilayah DIY.

” Kami juga melakukan sosialisasi program 1000 aggregator bisnis untuk pemasaran produk UMKM  DIY. Kemudian bantuan pengiriman produk ke Amerika Serikat (AS) dan Timur Tengah dan bantuan 100 paket Marketing kit plus website untuk UMKM di wilayah DIY,” ujarnya.

Kadin DIY juga siap membantu pemasaran produk-produk yang menjadi ciri khas DIY seperti kulit, anyaman, herbal dan fashion. Selanjutnya, Kadin DIY akan fokus melakukan pengembangan informasi dan teknologi (IT) UMKM dua tahun kedepan. Salah satu peluang yang dapat diambil saat ini adalah membidik pasar ekspor ke negara-negara yang lebih dahulu pulih dari pandemi yaitu AS dan Timur Tengah.

” Kita akan membawa produk-produk herbal UMKM DIY yang sangat cocok bagi pangsa pasar di Dubai Timur Tengah. Karena ekspor produk herbal ini prosesnya panjang sebenarnya, tetapi sangat mudah untuk masuk Timur Tengah,” imbuh Hermawan. (Ira)

 

BERITA REKOMENDASI