Erupsi Merapi, Ancaman Utama ke Arah Selatan – Tenggara

YOGYA, KRJOGJA.com – Arah guguran di Gunung Merapi saat ini dominan ke arah Kali Senowo, Kali Lamat dan Kali Gendol dengan jarak maksimal 3 Km (Kali Lamat). Wilayah Barat-Barat Laut menjadi wilayah yang berpotensi terancam bahaya erupsi. Ini berdasarkan data deformasi dan perubahan morfologi lereng sektor tersebut.

Hal ini diungkapkan Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Dr Hanik Humaida, Sabtu (5/12/2020) malam. Meski demikian, ancaman utama erupsi Merapi masih ke arah Selatan-Tenggara atau ke hulu Kali Gendol sesuai bukaan kawah saat ini. “Memang ada potensi erupsi Merapi mengarah ke Barat-Barat Laut, tapi ancaman utamanya tetap ke arah Selatan-Tenggara,” ujarnya.

Hanik juga menjelaskan soal jeda waktu antar status aktivitas Gunung Merapi, di mana erupsi efusif memiliki ketidakpastian waktu yang lebih besar daripada erupsi yang lebih besar (eksplosif). Ia membandingkan jeda waktu antar status aktivitas Gunung Merapi, saat erupsi 2001 (efusif), 2006 (efusif) dan 2010 (eksplosif).

BERITA REKOMENDASI