Event Pariwisata di DIY Masih Digelar Secara Terbatas

YOGYA, KRJOGJA.com – Event-event pariwisata di DIY masih digelar secara terbatas secara hybrid dengan pemberlakukan protokol kesehatan yang ketat saat ini. Hal ini seiring penurunan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di DIY yang telah menjadi level 2. Salah satunya pemerintah pusat telah memberikan lampu hijau pelaksanaan event.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY Singgih Raharjo mengatakan pemerintah memang telah memberikan izin pelaksanaan event di wilayah yang sudah PPKM Level 2, termasuk DIY. Meskipun telah diizinkan, namun penyelenggaran event tersebut masih terbatas secara hybrid yang menjadi tren saat ini . Artinya, sebagian penonton ada yang diizinkan untuk menyaksikan pertunjukan secara langsung, sedangkan sisanya hadir secara virtual.

“Event-event pariwisata kita gelar secara hybrid karena situasinya sudah membaik dan harus tetap protokol kesehatan yang ketat. Contohnya event yang berhasil digelar dengan hybrid di DIY seperti Asia Tri Jogja 2021, Keroncong Plesiran, Jogja Batik Carnival dan sebagainya,” ujarnya di Yogyakarta, Jumat (29/10/2021).

Singgih menegaskan event yang digelar secara hybrid ini harus memberlakukan protokol kesehatan yang ketat dan semua penonton harus teregistrasi dalam aplikasi Visiting Jogja yang sudah terintegrasi dengan Peduli Lindungi. Selain itu, pihak penyelenggara event pun tetap memberlakukan skrining dengan melakukan pemeriksaan Antigen maupun GeNose kepada penampil maupun penonton yang menghadiri acara guna meminimalisasi potensi penularan Covid-19.

“Jumlah penonton atau pengunjung pun tetap dibatasi sesuai kapasitas tempat penyelenggaraan event sesuai persyaratan. Selain penonton yang dibatasi dan telah di-skrining melalui aplikasi, destinasi wisata yang menjadi lokasi penyelenggaraan pun telah memiliki sertifikasi Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability (CHSE),” tuturnya.

BERITA REKOMENDASI