GKR Hemas: Pancasila Pemersatu Bangsa yang Kuat

“Keadilan sosial bisa dilihat dari gotong royong dan tepo seliro masyarakat desa dalam mengembangkan UMKM, bahkan dalam masa Korona ini,” tuturnya.

Tetapi, kata Hemas, berbudaya bukan berarti terbelakang. Berbudaya juga berarti maju, juga berarti menjadi modern, dan juga menjadi mandiri. Yogya Istimewa berarti masyarakat dan setiap insan di Yogya bisa berkreasi untuk menyalurkan bakat-bakatnya, sehingga tecipta karya seni yang bernilai tinggi, bercita rasa internasional dan juga menunjukkan kemajuan zaman.

Budaya Yogya yang menjunjung tinggi pendidikan juga menghasilkan banyak aplikasi digital yang sangat berguna bagi masyarakat, sekaligus tetap menjadi nilai-nilai budaya tradisional Yogya. “Nanti silakan diperiksa atau langsung di download aplikasi Hanacaraka, aplikasi Aksara Jawa atau ada juga jenis Font baru untuk penulisan gendhing gamelan yaitu Font Kridhamardawa,” pungkasnya. (Dev)

BERITA REKOMENDASI