Gulirkan Padat Karya, Pulihkan Ekonomi Masyarakat Pesisir

YOGYA, KRJOGJA.com – Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Serayu Opak Progo (BPDASHL SOP) bersama-sama masyarakat di pesisir pantai Selatan melaksanakan kegiatan Padat Karya Penanaman Mangrove sebagai salah satu program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Penanaman dilaksanakan sepenuhnya kelompok tani mangrove setempat, melibatkan unsur-unsur penggiat (aktivis), penyuluh, pendamping, tokoh masyarakat dan instansi terkait.

Kepala BPDASHL SOP Ir Sri Handayaningsih MSc menyampaikan kegiatan padat karya penanaman mangrove berlokasi di dua kabupaten di DIY yaitu Bantul dan Kulonprogo seluas 19,14 hektare yang dilaksanakan dengan pola intensif oleh 3 kelompok, melibatkan 140 orang dan menyerap kurang lebih 2.955 Hari Orang Kerja (HOK). Jenis mangrove yang ditanam yaitu Sonneratia dan Rhizophora. Masyarakat terlibat mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pemeliharaan mangrove.

“Kegiatan Padat Karya Penanaman Mangrove ini selain sebagai upaya percepatan PEN, sekaligus menjadi bagian dari ‘corrective measures’ di era Kabinet Kerja 2019 hingga 2024,” ujar Sri Handayani di Yogyakarta, Minggu (11/10/2020).

BERITA REKOMENDASI