2 Kandidat Pilkada Gunungkidul ‘Berebut’ Suara Muhammadiyah

Editor: KRjogja/Gus

WONOSARI, KRJogja.com – Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY Muhammad Saleh Tjan menegaskan sikap menghadapi Pilkada Gunungkidu . Muhammadiyah menyatakan berada di titik tengah atau netral tidak berpihak pada salah satu calon.

Namun demikian, berkait dengan pilihan politik, hal itu tentu diserahkan kepada masing-masing inidividu. “ Siapapun yang dipilih merupakan hak warga negara. Muhammadiyah merupakan organisasi atau lembaha yang tidak menerapkan politik dukung mendukung dalam kontestasi pilkada,” kata LHKP PWM DIY Muhammad Saleh Tjan dalam pertemuan sesepuh Muhammadiyah di BMT Dana Insani Wonosari, Sabtu (12/09/2020).

Diungkapkan, warga Muhammadiyah merupakan orang yang cerdas. Seharusnya satu pilihan yang sama dengan melihat masing-masing pasangan. Berbeda pilihan juga tidak masalah. Kader harus bisa menjaga suhu politik agar tetap stabil dan aman. Tidak menimbulkan gesekan maupun hal lain.

Warga Muhammadiyah hendaknya menggunakan hak pilih dengan penuh tanggung jawab. Jangan sampai salah arah dalam menentukan pilihan, nilai dalam artian kualitas dan kesesuaian visi misi calon harus diketahui betul dan sesuai dengan yang diinginkan arus bawah atau tidak. “ Nilai inilah yang menjadi dasar mulai dari akhlak, visi misi membangun Gunungkidul dan memecahkan masalah untuk kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

BERITA REKOMENDASI