30 Warga Terkena Antraks Mulai Membaik

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Sebanyak 30 warga yang semula dinyatakan positif terpapar antraks saat ini kondisinya terus membaik dan masih dalam pantauan Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Rabu(12/02/2020). Pemantauan kesehatan terhadap ke 30 warga terbanyak dari Kecamatan Ponjong tersebut perlu dilakukan agar bisa diketahui jika terjadi perubahan kondisi kesehatannya.

“Saat ini ke 30 warga tersebut kondisinya sudah cukup baik ” kata Kadinkes Gunungkidul dr Dewi Irawaty MKes.

Meskipun sudah membaik, pihaknya mengimbau kepada mereka untuk tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat sehingga harapannya tidak terserang bakteri antraks lagi. Adapun terkait dengan pengobatan yang dilakukan dinilai sukses sehingga kondisi mereka kini semakin membaik.

Ke-30 warga terpapar antraks tersebut juga memiliki kesadaran hingga mendukung proses pengobatan tersebut hingga tuntas. “Selain perawatan mefis, mereka juga diberikan antibiotik selama 10 hari,” ujarnya.

Sementara terkait dengan luka atau keluhan yang diderita oleh para warga tersebut juga sudah berangsur pulih dan dinyatakan tidak perlu lagi dilakukan uji laboratorium. Dari ke-30 warga terpapar antraks diketahui terbanyak dari Kecamatan Ponjong dan dari Kecamatan Semin 1 orang, Semanu 1 orang dan Kecamatan Saptosari 1 orang.

Semua sudah membaik dan diharapkan tidak ada lagi warga yang terkena antraks. Salah satu kunci agar terhindar dari antraks adalah selalu tetap menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). “Sebab meski saat ini kondisi sudah membaik jika terserang bakteri antraks mereka dapat kembali terjangkit,” ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Gunungkidul, Kelik Yuniantoro mengatakan dari 27 orang pada awalnya kemudian bertambah 3 orang yakni di wilayah Semin, Saptosari dan Semanu. Mereka yang terjangkit lantaran melakukan kontak langsung dengan hewan ternak yang sakit. (Bmp)

BERITA REKOMENDASI