5 SMP Swasta di Gunungkidul Tak Punya Siswa Baru

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Sebanyak 5 Sekolah Menengah Pertama (SMP) swasta sampai saat ini belum mendapatkan siswa baru. Sementara masih ada 28 SMP Negeri belum terpenuhi kuotanya dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajarang 2019/2020.

Meskipun demikian dipastikan semua lulusan Sekolah Dasar (SD) dapat tertampung di SMP. Sebab, lulusan SD tahun 2019 ini hanya 9.572 siswa, sementara siswa yang diterima di SMP sudah mencapai 10.067 siswa.

Artinya, SMP di Gunungkidul justru juga menampung lulusan SD dari luar daerah. Daya tampung SMP dan MTs tahun 2019 ini sebanyak 12.942 siswa, sehingga saat ini masih ada 2.875 kursi yang kosong.

“Artinya jika sekarang ini masih ada siswa yang belum mendapatkan sekolah tetap dilayani pada sekolah yang belum terpenuhi kuotanya,” kata Kepala Dinas Pendididikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul H Bahron Rosyid SPd MM.

Hadir dalam acara itu, Sekdin Disdikpora Gunungkidul Drs Sudya Marsita MM, Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Lanjutan Pertama (PLP) Kisworo MPd, Kabid Sekolah Dasar (SD) Sumarto MM, K PAUD Nani Asyfiah MSi dan petugas pemantau PPDB dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Menurutnya, kuota masing-masing sekolah dalam rangka memberikan pelayanan pendidikan, jika seluruh siswa lulusan SD sudah tertampung sementara kuota masih tersedia tidak masalah. Terpenting kebutuhan pendidikan masyarakat sudah tercukupi.

Untuk sekolah dasar juga ada beberapa sekolah yang kekurangan siswa. Bahkan, ada sekolah yang peserta didik barunya nol dan hanya mempunyai beberapa siswa di sejumlah kelas. Sebagai sekolah untuk layanan masyarakat, kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berjalan. “Seperti di SD Wonolagi pembelajaran tetap berjalan,” tambahnya.

Kadisdikpora Gunungkidul H Bahron Rosyid SPd MM menjelaskan berbagai sistem seleksi peserta didik baru. Sudah beberapa model seleksi. (Ewi/Ded)

BERITA REKOMENDASI