ACT Mulai Droping Air Bersih Di Gunungkidul

Editor: KRjogja/Gus

Menurut Dumilah (57) warga setempat menceritakan, warga Desa Girisekar saat ini telah mengalami kesulitan air bersih sejak 4 bulan terakhir. Sumur galian yang biasa menjadi sumber mata air warga, kini airnya telah keruh menyisakan air bercampur endapan kapur.

“Terpaksa untuk kebutuhan air bersih sehari-hari masyarakat disini harus membeli air dari truk tangki swasta atau beli dari perorangan yang mempunyai akses air dari PDAM,”ujarnya.

“Bahkan ada warga setempat hanya untuk keperluan minum saja harus meminta-minta kepada tetangga kanan kiri,” tambah Dumilah.

Hadirnya dua armada truk tangki ACT untuk distribusi air gratis, langsung disambut sukacita warga, bahkan sampai ada yang menangis karena mendapati bantuan air bersih secara gratis, menggambarkan bahwa selama ini ditempatnya tengah dilanda kesulitan air bersih yang cukup serius.

Pada kemarau 2019 lalu, ACT DIY telah menyalurkan bantuan air bersih lebih dari 2,5 juta liter untuk area Gunungkidul dan sekitarnya, semua gratis berbekal sedekah dari para Dermawan. “Alhamdulillah, sumbangsih air bersih ini turut meredam krisis air bersih yang terjadi di Gunungkidul,” tutup Leta.

 

ACT

BERITA REKOMENDASI