Adakan Pilkada saat Covid-19, KPU Butuh Dana Rp4,3 Miliar

WONOSARI, KRJOGJA.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidu mengeluarkan Surat Keputusan pencabutan penundaan tahapan pilkada. Sehingga sekarang ini kembali dimulai untuk proses tahapan pilkada di Gunungkidul. Bahkan sesuai dengan edaran KPU RI, dilakukan efisiensi atau optimalisasi kegiatan. Karena kebutuhan untuk Alat Pelindung Diri (APD) sebagai salah satu upayan pencegahan Covid-19 di penyelenggaraan pilkada membutuhkan biaya Rp 4,3 miliar.

“KPU Gunungkidul melakukan optimalisasi kegiatan sehingga mampu efisien sebesar Rp 1,9 miliar,” kata Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani, Selasa (16/06/2020).

Dalam kondisi ini, pemkab Gunungkidul juga sudah menyepakati memberikan alokasi tambahan Rp 1,6 miliar. Sehingga lanjut Ahmadi, untuk menutup kekurangan kebutuhan APD diajukan tambahan anggaran ke APBN senilai Rp 1 miliar. Untuk tahapan yang paling dekat yakni berupa pelantikan PPK/KPPS.

BERITA REKOMENDASI