Ainul Yakin Sukses Bangun Asrama Terpadu

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL KRJOGJA.com – Sebagai tempat untuk menampung santri atau anak berkebutuhan khusus, Ainul Yakin berhasilnya mendirikan Asrama Terpadu Ainul Yakin Special Children City di Dusun Karangtengah Sumberwungu Tepus Gunungkidul.

Ketua Yayasan Indonesia Special Children, Dr OR H Mansur MS mengatakan asrama tersebut dibangun di atas lahan seluas 3.200 meter persegi yang dikelilingi pegunungan Sewu. Selain diperuntukan bagi santri berkebutuhan khusus juga bagi mereka yang terpinggirkan.

“Untuk itu bertepatan dengan Milad ke-15 Ainul Yakin, kita meresmikan asrama terpadu Ainul Yakin Special Children City yang merupakan kotanya anak berkebutuhan khusus,” ujar Mansur dalam keterangan pers yang diterima wartawan, Rabu (30/09/2020).

Disebutkan, untuk mewujudkan fasilitas bagi santri dilakukan melalui proses yang cukup panjang. Selain Pusat Pemasyarakatan Anak Berkebutuhan Khusus Indonesia (PP ABKI) pihaknya telah menyediakan tempat terapi, sekolah dan pondok pesantren.

Sementara Direktur Ainul Yakin, Abi Guru Isma Al Matin menyatakan, hadirnya Asrama Terpadu Ainul Yakin Special Children menjadi salah satu kebanggaan bagi warga Tepus. Karena selama ini wilayah tersebut dikenal sebagai wilayah tandus dan kering saat musim kemarau.

Tidak hanya sebagai asrama, tempat tersebut juga akan rumah bagi para penghuninya. Untuk itu, Ainul Yakin dalam visinya tahun 2025 siap menerima 1.000 santri dan ditahun 2030 siap membangun 1.000 kota diseluruh Indonesia. Sampai saat ini di Gunungkidul sudah ada 3 lokasi dan Bantul 1 lokasi.

Sementara Staf Ahli Bidang Sosial, Kemasyarakatan, dan SDM Pemkab Gunungkidul, Siti Isnaini Dekoningrum Nurhandayani SH mengapresiasi Yayasan Indonesia Special Children atas dedikasinya selama 15 tahun mengembangkan sebuah Pondok Pesantren Ainul Yakin yang berbasis lembaga pendidikan Islam bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Untuk itu pihaknya berharap pengurus pondok dapat ikut mewujudkan cita-cita anak-anak berkebutuhan khusus.

“Kami mendukung lembaga pendidikan Pondok Pesantren Inklusif yang diharapkan dapat meningkatkan rasa kepedulian antarmasyarakat sesama umat beragama, sehingga tercipta persatuan dan kesatuan ditengah masyarakat,” tegas Siti. (Usa)

BERITA REKOMENDASI