AKBP Agus Setiawan SIK, Beri yang Terbaik Kepada Masyarakat

Editor: Ivan Aditya

PENGABDIAN kepada bangsa dan negara harus dilakukan secara sungguh-sungguh dan ikhlas. Setidak-tidaknya pengabdian itu terimplementasikan saat memberikan pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat. Apa yang dimaui masyarakat harus menjadi perhatian, agar tidak menimbulkan kekecewaan.

Itulah yang diyakini oleh Kapolres Gunungkidul AKBP Agus Setiawan SIK. Sebagai seorang Kapolres, dirinya selalu menekankan kepada anggotanya untuk melakukan yang terbaik bagi masyarakat. Selain sudah menjadi tugas dan kewajiban polisi, hal itu juga menyangkut harga diri.

Bagi setiap anggota polisi, menurut Agus Setiawan mengabdi kepada bangsa dan negara serta setia kepada pimpinan merupakan pedoman yang harua dilaksanakan. Bagi Agus Setiawan, sebagai anggota polisi pantang dirinya menyakiti hati masyarakat.

Sebaliknya, yang harus dilakukan bagaimnana melindungi masyarakat dari segala gangguan keamanan dan ketertiban. Tak mengherankan jika dirinya mudah dikenal, karena selalu berusaha berbaur dengan kehidupan masyarakat.

Salah satu sarana untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, ditempuh Agus Setiawan dengan menggeluti olahraga yang sudah memasyarakat, yakni bulutangkis. Kebetulan di cabang olahraga, Agus Setiawan termasuk ‘jago’ lantaran sejak remaja sudah terbiasa memainkan raket.

Kegemarannya main bulutangkis ditularkan kepada anggotanya, dengan harapan bisa menjadi sarana mendekatkan diri dengan masyarakat. Setiap ada event bulutangkis di wilayah Gunungkidul, Agus Setiawan dan anggotanya selalu berusaha ‘ngaruhke’.

Agus Setiawan memeganag filosofi bahwa olahraga terkait erat dengan sportivitas dan harga diri. Setiap insan yang menggeluti olahraga harus menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan kebanggaan saat mencapai preetasi (harga diri).

“Kemenangan yang kita raih dalam setiap pertandingan harus berdasar sportivitas, selanjutnya hal itu akan menumbuhkan kebanggaan dan kepercayaan yang muaranya sampai pada harga diri,” jelas Agus Setiawan, Sabtu (17/10/2020).

Keyakinan mengenai hal itu bisa menjadikan seseorang mudah beradaptasi dengan lingkungan manapun. Bukti mengenai hal itu sudah ditunjukkan Agus Setiawan ketika bergabung dengan komunitas bulkutangkis Polda DIY.

Dalam event Progo Badminton Community Cup, dirinya merupakan satu-satunya peserta dari Polres Gunungkidul. Meski demikian, Agus Setiawan tidak keder menghadapi lawan-lawan yang terlebih dahulu sudah moncer namanya di blantika bulutangkis, khususnya jajaran Polda DIY.

Dengan semangat perjuangan tak kenal lelah, akhirnya Agus Setiawan bersama pasasangannya Brigadir Satrio Alit berhasil menempati posisi paling terhormat dalam Turnamen Bulutangkis ‘Progo Badminton Community Cup 2020’. Selain piawai dalam olahraga tepok bulu dan semangat tinggi, Agus Setiawan mengaku memiliki satu lagi senjata ampuh, yakni sang istri yang selalu memberi motivasi.

Kemanapun Agus Setiawan menjalankan aktivitas (kedinasan, sosial, dan olahraga) sang istri selalu mendampingi dan memotivasi agar dirinya bisa mencapai hasil maksimal. “Kalau diibartakan suporter, istri saya merupakan suporter fanatik,” kata Agus Setiawan.

Sekali lagi Agus Setiawan menandaskan, harga diri seseorang dalam segala bidang ditentukan oleh pribadi yang dimiliki. Sebelum seseorang bisa menemukan jati dirinya, tentu terlebih dahulu harus mampu menjaga harga diri.

Seseorang tidak akan bisa menjaga harga diri diri jika tidak memilkiki kepribadian yang kuat. “Sebagai seorang kapolres, saya harus memberi contoh kepada anggota mengenai bagaimana cara menempatkan diri di tengah-tengah masyarakat dalam melayani dan mengayomi, sehingga harga diri kita bisa terjaga,” ujar Agus Setiawan. (Haryadi)

BERITA REKOMENDASI