Ambulans PMI Pengangkut Pasien Reaktif Covid-19 Dihadang Warga

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Upaya Pemkab Gunungkidul untuk menampung warganya yang reaktif hasil rapid test guna dikarantina di Wisma Wanagama ditolak warga Desa Banaran, Playen dan meminta mobil ambulans tidak melewati ruas jalan desa setempat. Mereka tidak menolak lokasi karantina tetapi agar melewati jalan kawasan hutan. Padahal untuk menuju lokasi karantina, jalannya cukup ekstrem dan tidak bisa digunakan untuk berpapasan.

“Kami kasihan dengan tim PMI dan relawan mendapat penolakan warga hanya untuk lewat ambulans dilarang. Padahal jalur jalan kawasan hutan sangat sulit dan menghambat kelancaran proses penanganan Covid-19,” kata Ketua PMI Gunungkidul Drs Iswandoyo MSi, Sabtu (23/05/2020).

Tidak hanya mobil ambulans yang dihadang warga dan dilarang melintas di ruas jalan Banaran ini. Tetapi termasuk mobil yang membawa petugas serta berbagai keperluan medis. Dengan kondisi ini pihaknya sudah meminta kepada gugus tugas dan juga kepolisian melakukan pengawalan.

Namun tetap saja mobil ambulans dihadang. Karena menyangkut penanganan kesehatan dan upaya menyelamatkan warga dari penyebaran Covid-19 pihaknya berharap para pengambil kebijakan mengambil langkah agar semyanya bisa berjalan sebagaimana diharapkan.

“Kita berharap segera ada solusi agar penanganan Covid-19 di Gunungkidul berhasil dilakukan tanpa adanya kendala lapangan,” imbuhnya.

BERITA REKOMENDASI