Anggota DPRD Tagih Janji Bupati

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Meskipun beberapa kali Bupati H Sunaryanta mengecek stok pupuk di gudang Jeruksari, Kapanewon Wonosari dan Kapanewon Semanu ternyata banyak petani masih kesulitan pupuk. Diungkapkan Anggota DPRD Jumiran SE, banyak petani di wilayah Kapanewon Rongkop, Kapanewon Tepus dan Kapanewon Nglipar masih kesulitan pupuk.

Kelompok-kelompok tani yang sudah mengusulkan untuk pembelian pupuk ke pemerintah hanya mendapatkan kurang dari 50 persen dari kebutuhan. Seperti di Rongkop poktan yang sudah mengajukan berdasarkan rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) pupuk bersubsidi sebanyak 18 ton hanya mendapatkan 8 ton.

”Bupati mestinya tidak hanya memantau di gudang pupuk tetapi mengecek distribusinya sampai ke petani atau tidak,” kata Jumiran SE yang juga anggota Komisi C DPRD Gunungkidul.

Waktu Bupati Gunungkidul melakukan peninjauan di gudang pupuk, jumlah pupuk yang disalurkan ke petani sudah mencapai 10.486,17 ton. Terdiri dari pupuk urea 5.575 ton atau 31,01 persen dari target yang akan dicapai.

Pupuk SP36 304,16 ton atau 21,40 persen, pupuk ZA 90,45 ton atau 13,17 persen, pupuk NPK sebanyak 4.468,38 ton atau 54,16 persen, pupuk organik padat 48,18 ton atau 5,64 persen dan pupuk organik cair baru akan disalurkan. Data tersebut sampai akhir bulan lalu

Sedangkan stok yang masih digudang untuk urea sebanyak 12.404 ton, SP-36 1.116,64 ton, ZA 596,55 ton, NPK 3.782,62 ton, pupuk organik padat 806,82 ton dan pupuk organik cair 2.138 ton. ”Kenyataan di lapangan banyak petani yang membeli lewat kelompok tani hanya mendapatkan maksimal 50 persen dari kebutuhan,” tambahnya.

Sehubungan dengan hal tersebut politisi partai Golkar ini meminta Bupati memerintahkan satgas pupuk untuk menulusuri distribusi pupuk. Jika benar pemerintah sudah menyalurkan pupuk sesuai dengan kebutuhan petani berarti perlu dicermati distribusinya.

Jumiran belum pada kesimpulan kemungkinan terjadi penyimpangan, yang pasti petani sudah mengajukan permintaan lewat kelompok tani tidak terpenuhi kebutuhannya. Kami juga menagih janji bupati akan menambah stok pupuk 5.000 ton lagi. ”Apakah pupuk tersebut sudah datang dan didistribusikan kepada petani,” ujarnya. (Ewi)

BERITA REKOMENDASI