Arus Mudik Lebih Awal di Gunungkidul Tak Banyak Berdampak

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Arus mudik sebelum larangan yang akan diberlakukan pemerintah pada tanggal 6-17 Mei 2021 tidak banyak berdampak bagi warga perantau asal Kabupaten Gunungkidul.

Koordinator Satuan Pelayanan (Korsatpel) Terminal Dhaksinarga Wonosari, Gunungkidul, Sularjo menyatakan arus mudik lebih awal belum terlihat ada tanda-tanda terjadi peningkatan jumlah penumpang bus reguler dari kota besar yang menjadi kantong perantau asal Kabupaten Gunungkidul. “Sampai saat ini situasi di terminal masih landai. Jumlah penumpang yang meninggalkan Gunungkidul dan kedatangan masih normal,” katanya, Kamis (28/4/2021) malam.

Data yang tercatat dalam sehari terdapat sebanyak 61 kendaraan dan 82 penumpang untuk kedatangan termasuk dari Jakarta Depok Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Sedangkan jumlah penumpang untuk keberangkatan tercatat sebanyak 226 penumpang dengan 61 unit kendaraan. Sejak awal 2021 ini, jumlah penumpang untuk keberangkatan memang lebih tinggi dibanding dengan kedatangan di Terminal Dhaksinarga, Wonosari. Sedangkan jumlah armada antara keberangkatan dan kedatangan hampir sama.

“Selama bulan April 2021 misalnya, tercatat ada 9.031 penumpang keberangkatan dan 2.063 penumpang untuk kedatangan dari berbagai kota,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI