Awal Tahun, Ada 10 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

WONOSARI, KRJOGJA.com – Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Gunungkidul masih banyak ditemukan pada awal tahun 2019 ini. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPAKBPMD) Gunungkidul mencatat tahun 2019 belum genap 2 bulan terdapat 10 kasus.

Dari jumlah tersebut, 7 di antaranya kasus kekerasan seksual, sedangkan 3 lainnya adalah kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan penelantaran anak maupun perempuan. "Pada tahun 2018 kasus tersebut tercatat sebanyak 76 kasus yang terlaporkan. Upaya menekan kasus ini akan terus kita lakukan dengan cara penyuluhan kepada masyarakat,” kata Kepala Seksi Perlindungan Anak, Bidang Pemberdayaan dan Perlindungan Anak, Tomy Darlinanto, Jumat (15/2).

Kurangnya kesadaran korban dalam melakukan pelaporan tentu menghambat petugas dalam melakukan pendampingan dan penelusuran atas kasus kekerasan yang dihadapi. Maka dari itu, kesadaran korban atau keluarga terus dilakukan agar pelaporan mengenai kasus kekerasan dapat terdata sehingga nantinya bisa menjadi dasar
dalam perumusan kebijakan pemerintah guna melakukan antisipasi. 

"Kalau sudah terdata dan terlaporkan tentu pemerintah dan penegak hukum memiliki komitmen untuk menyelesaikan perkara hingga ke tingkat hukum. Kita akan lakukan sosialisasi untuk mendorong masyarakat yang menjadi korban kekerasan untuk melapor,” imbuhnya. (Bmp)

 

 

 

BERITA REKOMENDASI