Badingah Tegaskan PNS Tak Boleh Terlibat Politik Praktis

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Bupati Gunungkidul Hj Badingah SSos mengingatkan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak boleh terlipat politik praktis. Meskipun secara personal mempunyai hak politik, tetapi setiap CPNS dan PNS tetap harus netral tidak boleh terlibat maupun melibatkan diri dalam kegiatan kampanye pemilu.

Pegawai yang terbukti terlibat akan dikenai sanksi sebagaimana diatur dalam undangundang. Pegawai lebih baik bekerja maksimal agar mampu melaksanakan tugas sebaikbaiknya. "CPNS segera saja menyesuaikan diri dan jadilah motor untuk meningkat kinerja di bidangnya masing-masing," kata Bupati Gunungkidul Badingah.

Hadir dalam acara ini Sekreatris Daerah (Sekda) Ir Drajad Ruswandono MT, Asisten Administrasi Keuangan dan Kepegawaian (Asek III) Ir Anik Indarwati MP, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPPD) Drs Sigit Purwanto. Jumlah penerima SK CPNS sebanyak 386 orang, penyerahan secara simbolis diberikan kepada 2 orang.

Adapun secara rinci, jumlah CPNS tersebut terbagi, 373 formasi umum, 4 orang formasi honorer K 2, lulusan terbaik 7 orang dan penyandang disabelitas 2 orang. Dilihat dari jabatannya, 1 orang analis pariwisata, 1 orang analis sistem mutu dan lingkungan, 29 apoteker ahli utama, dokter gigi ahli pertama 22 orang, dokter ahli pertama 22 orang, dokter gigi ahli pertama 4 orang, guru Agama Islam ahli pertama 8 orang, guru Agama Katholik ahli pertama 7 orang, guru agama kristen ahli pertama 4 orang, guru kelas ahli pertama 228 orang, nutrisionis trampil 6 orang, penata ruang ahli pertama 1 orang dan penelaah data sumber daya malam 1 orang. (Ewi)

BERITA REKOMENDASI