Banjir Meluas di Gunungkidul, Longsor Mengancam

WONOSARI (KRjogja.com) – Bencana alam terus terjadi di sejumlah daerah di DIY dan Jawa Tengah, Kamis (1/12/2016). Di Gunungkidul bencana tanah longsor semakin parah.

Bencana longsor di Kabupaten Gunungkidul tidak hanya menyebabkan permukiman hancur, jalan umum alternatif di ruas jalan Tancep, Kecamatan Ngawen, Gunungkidul menuju Kecamatan Bayat dan Cawas, Kabupaten Klaten tidak berfungsi lantaran jalan aspal sepanjang 100 meter ambles sedalam 3 meter, Kamis (1/12) dinihari. Sejumlah rumah di sekitar lokasi jalan ambles terancam longsor susulan dan kini terisolir akibat arus lalu lintas antarprovinsi itu lumpuh.  

"Jalan ini banyak dimanfaatkan warga Ngawen menuju Bayat dan Cawas menuju Pedan dan Karangdowo, Klaten. Sekarang tidak bisa dilewati lagi," kata Suyoto, warga Tancep.

Kepolisian Gunungkidul maupun Klaten sudah memasang garis polisi di lokasi kejadian, serta memindahkan jalur yang semula selalu padat kendaraan ke beberapa jalan alternatif lainnya. Kondisi jalan yang ambles membahayakan keselamatan warga termasuk para pelajar yang nekad melintasi sekitar lokasi longsor. Apalagi pergerakan tanah terus terjadi, terlebih jika intensitas atau curah hujan cukup tinggi. Karena itu masyarakat berharap pemerintah segera memperbaiki jalan yang ambles tersebut.

Kapolsek Ngawen AKP Tri Wibowo mengimbau masyarakat untuk tidak melintasi jalur tersebut karena sekalipun masih ada jalan kecil, cukup berbahaya. Petugas juga sudah menutup jalur jalan aspal yang menghubungkan Ngawen dengan Gedangsari tersebut. "Terlebih ketika hujan kembali turun, masyarakat sekitar diimbau meningkatkan kewaspadaannya," imbuhnya. (*)

 

BERITA REKOMENDASI