Banyak EWS yang Rusak, Masyarakat Harus Siaga Bencana

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Meskipun di zona utara dipasang 30 early warning system (EWS) masyarakat tidak boleh mengandalkan alat tersebut untuk mendeteksi bencana. Sebab, 20 dari 30 alat pendeteksi bencana tersebut, sekarang dalam posisi rusak, tidak bisa digunakan. Sehingga lebih baik mengandalkan forum pengurangan resiko bencana (PRB) yang ada di kalurahan-kalurahan untuk terus monitoring ancaman bencana. Beberapa hari ini hujan turun lebat dibeberapa lokasi. Cuaca cepat berubah, kadang hujan lebat disertai angin dan petir. Tetapi beberapa saat terang benderang kemudian berbah hujan lebat lagi.

“Jangan mengandalkan EWS untuk mendeteksi datangnya bencana,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Edy Basuki SIP MSi, Minggu (7/11/2021) malam.

Kerusakan juga tidak hanya EWS untuk mendeteksi tanah longsor di zone utara, tetapi EWS di sepanjang pantai yang difungsikan untuk mendeteksi bencana tsunami juga rusak. Kerusakan peralatan tersebut sebenarnya sudah dilaporkan ke BPBN tetapi belum mendapatkan respon perbaikan. Sementara untuk melakukan perbaikan dengan anggaran daerah tidak mungkin, karena biayanya miliyaran rupiah.

BERITA REKOMENDASI