Banyak Kritik, Ganjil Genap di Obwis Gunungkidul Akhirnya Dievaluasi

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Penerapan kebijakan ganjil genap di kawasan obwis di Kabupaten Gunungkidul setiap akhir pekan panen kritikan publik. Menanggapi masukan tersebut, pemerintah akhirnya melakukan evaluasi. Dari hasil rapat koordinasi yang dilangsungkan antara kepolisian, Organda dan pemerintah, disepakati adanya kebijakan baru berkaitan dengan kebijakan penerapan ganjil genap di kawasan wisata hanya diberlakukan untuk kendaraan plat hitam. Sementara untuk kendaraan plat kuning atau kendaraan wisata, diperbolehkan masuk ke kawasan wisata tanpa adanya screening plat nomor.

Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Martinus Griavinto Sakti menyatakan, dalam rapat ini akhirnya diputuskan untuk mengevaluasi kebijakan penerapan ganjil genap di lapangan. Adapun kebijakan baru yang diberlakukan adalah penerapan ganjil genap khusus untuk kendaraan ber plat hitam. Sedangkan untuk kendaraan plat kuning, tidak diberlakukan aturan tersebut. Kebijakan diberlakukan mulai Jumat (5/11/2021) untuk bus-bus pariwisata tidak diterapkan ganjil genap dan kebijakan ini akan terus diberlakukan.

“Kita melaksanakan kebijakan dan mengenai sampai kapan, kami masih belum mengetahui,” imbuhnya, Minggu (7/11/2021) malam.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono menambahkan, sejauh ini, tingkat kunjungan pariwisata di Gunungkidul sudah berangsur mengalami peningkatan. Namun begitu, tingkat kunjungan masih jauh berada di bawah tingkat kunjungan pada hari-hari biasa sebelum PPKM diterapkan.

“Kita kan baru 2 minggu membuka obyek wisata, jadi tingkat kunjungan masih sekitar separuh dari hari-hari biasa sebelum penerapan PPKM,” tutupnya.(Bmp)

BERITA REKOMENDASI