Berburu Belalang, Tewas Terseret Banjir

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Berburu belalang di pinggir sungai Abdul Azis Fendiawan (24) warga Padukuhan Pacar I, Kalurahan Girisuko Kapanewon Panggang Gunungkidul menjadi korban terseret banjir dan berhasil ditemukan petugas gabungan Tim SAR, warga dan Polres sudah tidak bernyawa Selasa (09/02/2021).

Jenazah korban ditemukan sekitar 2 kilometer dari lokasi terseret banjir. Kapolsek Panggang, Polres Gunungkidul AKP Mujiman mengungkapkan setelah adanya laporan orang hilang di sekitar sungai Alas Kedung Dongdong, warga bersama dengan relawan, Kepolisian dan TNI melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

”Memakan waktu lebih lima jam dalam pencarian dan akhirnya korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa,” katanya.

Informasi di lokasi kejadian menyatakan, sebelum dilaporkan hanyut, korban bersama saksi Eksan Nuri (24) berangkat berburu belalang di sekitar hutan Kalongan, Girisuko Kapanewon Panggang, Gunungkidul. Untuk mencapai lokasi berburu belalang keduanya harus lebih dahulu menyeberangi sungai.

Karena sudah terbiasa melewati jalan tersebut keduanya kemudian menyeberangi sungai. Saat keduanya berjalan menyeberangi sungai mendadak datang aliran banjir besar dan menyebabkan keduanya terseret arus.

Saksi Eksan Nuri yang mengetahui temannya terseret banjir berusaha menolong tetapi lantaran aliran air cukup deras gagal menyelamatkan. ” Saksi kemudian meminta tolong warga dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Panggang, Polres Gunungkidul,” ucapnya.

Petugas kepolisian bersama Tim SAR, relawan dan warga langsung melakukan pencarian dengan menyusuri sepanjang aliran sungai. Sekitar lima jam kemudian berhasil menemukan korban dalam keadaan telah meninggal.

Setelah berhasil dievakuasi jenazah korban langsung dilakukan pemeriksaan dan dipastikan meninggal akibat hanyut terseret banjir. Usai dilakukan pemeriksaan jenazah korban diserahkan pihak keluarganya untuk dimakamkan. (Bmp)

BERITA REKOMENDASI