BPBD Gunungkidul Bentuk Enam Destana

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL (KRjogja.com) –  Mendukung kesiapan masyarakat menghadapi bencana alam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY dan BPBD Gunungkidul membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana). Pembentukan dimulai dengan pemberian materi dan digelar penanggulangan bencana.

“Tahun ini dibentuk enam Destana di Gunungkidul. Masyarakat diharapkan lebih siap dalam menghadapi dan menangani bencana alam. Gunungkidul memiliki potensi kerawanan longsor dan banjir,” kata Kasi Kegawatdaruratan BPBD Gunungkidul, Sutaryono SSos kepada KRjogja.com, Jumat (02/09/2016).

Enam Destana yang dibentuk tersebut meliputi Desa Katongan, Sambirejo, Putat, Patuk, Umbulrejo dan Kepek. Khusus Desa Kepek merupakan wilayah rawan banjir karena banyak pemukiman di sepanjang Sungai Besole, sedangkan untuk desa yang lain lebih memiliki potensi rawan longsor.

Kades Kepek Bambang Setiawan mengungkapkan, wilayah Dusun Trimulyo 1 dan 2 memang berada di kawasan bantaran Sungai Besole dan rawan terjadi banjir ketika musim penghujan. “Masih menjadi pekerjaan rumah untuk menyelesaikan perbaikan tanggul dan talud,” ujarnya.

Bambang menambahkan, selain perbaikan tersebut masih ada kendala dimana sejumlah rumah atau pemukiman warga ternyata lebih rendah dari ketinggian jalur sungai, sehingga masih membutuhkan solusi untuk mencegah terjadinya bencana banjir. “Melalui pembentukan destana, diharapkan warga lebih siap melakukan penanganan jika bencana alam terjadi,” jelasnya. (Ded)

BERITA REKOMENDASI