Cabuli Siswi SMA Diganjar Tujuh Tahun

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Majelis Hakim PN Wonosari menghukum Arna Setyawan (20) warga Karangmojo Gunungkidul, selama 7 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan, karena terbukti melakukan pencabulan terhadap Melati (15, nama samaran) salah satu siswi SMA di Kecamatan Semin. Vonis yang dijatuhkan majelis hakim yang diketuai Aria Veronica SH tersebut sesuai dengan fakta persidangan baik dari keterangan para saksi maupun terdakwa didukung barang bukti yang diajukan dalam persidangan.

“Perbuatan asusila tersebut dilakukan di kamar mandi sekolah tempat korban menuntut ilmu,” jelas Aria Veronica SH.

Terdakwa yang kesehariannya sebagai tukang bangunan tersebut hanya bisa meratapi nasib dan tidak membantah ketika dalam persidangan sebelumnya mendengar keterangan saksi korban. Menurut majelis hakim, perbuatan mencabuli gadis di bawah umur ini dilakukan pada saat terdakwa mendapat proyek di sekolah korban.

Perbuatan itu terungkap setelah kejadian, korban menceritakan kepada orangtuanya jika menjadi korban pencabulan. Tak terima atas perbuatan tersebut, orangtua korban melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib dan dilakukan proses hukum hingga berakhir ke meja hijau.

Hukuman yang dijatuhkan majelis hakim tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Embun Sumunaringtyas SH yang menginginkan terdakwa dihukum 8 tahun penjara karena terbukti melanggar Pasal 81 (1) jo Pasal 76D UU No 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (Bmp)

BERITA TERKAIT