Cukup di Masjid, Gunungkidul Larang Takbir Keliling

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gunungkidul melarang pelaksanaan takbir secara keliling. Takmir maupun jamaah dapat melaksanakan takbir di masjid maupun musala. Untuk mendukung upaya pencegahan atau penanggulangan Covid-19. Karena jika dilakukan secara takbir keliling memicu terjadinya kerumunan.

“Takbir tidak perlu dilakukan secara keliling, karena dapat menimbulkan kerumunan. Pelaksanaan takbiran bisa dilaksanakan di masjid atau musala,” kata Kepala Kantor Kemenag Gunungkidul H Arief Gunadi MPdI, Minggu (02/05/2021).

Diungkapkan, takbiran di masjid atau musala diperbolehkan dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Termasuk dengan pembatasan 50 persen dari kapasitas normal. Sedangkan untuk pelaksanaan Salat Idul Fitri diperbolehkan digelar di lapangan maupun masjid. Tentunya diperlukan kesiapan untuk mendukung pencegahan Covid-19. Mulai dari menjaga jarak, menyiapkan fasilitas cuci tangan, dan tidak berjabatan tangan. Termasuk panitia perlu menyiapkan alat cek suhu.

BERITA REKOMENDASI