Curah Hujan Tinggi, Waspadai Gelombang Pasang

WONOSARI, KRJOGJA.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul
mengimbau warga yang bermukim di kawasan rawan longsor dan pesisir selatan
mewaspadai ancaman bencana alam yang ditandai dengan meningkatnya intensitas curah hujan dan gelombang laut dalam beberapa hari terakhir ini .

Berdasarkan data hasil pemetaan, terdapat 12 kecamatan rawan longsor dan gelombang tinggi. Kecamatan yang meliputi rawan longsor Kecamatan Patuk, Nglipar, Ngawen, Semin, Gedangsari dan Ponjong. Sedangkan rawan gelombang tinggi meliputi Kecamatan Girisubo, Tepus, Tanjungsari, Saptosari, Panggang dan Kecamatan Purwosari.

"Masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya bencana longsor maupun gelombang tinggi laut selatan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Drs Edy Basuki MSi, Selasa (8/1).

Imbauan waspada terhadap warga yang bermukim di kawasan bencana pada awal Januari ini juga didasarkan atas adanya informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika yang memperkirakan pada Januari-Februari merupakan puncak penghujan. Karakteristik gelombang laut dari Desember hingga Januari terjadi peningkatan gelombang yang ditandai dengan angin kencang
dan hujan baik di darat maupun laut. Dengan meningkatnya curah hujan potensi menimbulkan bencana sebagai dampak dari perubahan cuaca harus selalu diwaspadai. 

“Melalui para kepala desa dan camat kita sudah sosialisasikan agar masyarakat yang bermukim di kawasan rawan bencana meningkat kewaspadaan," tandasnya. (Bmp/Ded)

 

BERITA REKOMENDASI