Dampak Pandemi, Target PAD Pariwisata Gunungkidul Diturunkan

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Pemkab dan DPRD gunungkidul saat ini tengah melakukan pembahasan terkait dengan dokumen APBD Perubahan tahun 2021 termasuk target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata. Dengan kondisi yang masih belum stabil akibat Pandemi Covid-19 yang berdampak terjadinya penutupan kawasan obyek wisata maka dimungkinkan target awal pendapatan tidak dapat terealisasi.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono menyatakan bahwa pada tahun 2021 ini, pemerintah menargetkan PAD Pariwisata sebesar Rp 18 miliar. Namun seriring dengan kondisi sekarang di mana sejumlah kebijakan diterapkan bahkan dilakukan penutupan obyek wisata selama 1,5 bulan terakhir ini, maka PAD diusulkan diubah sesuai dengan kondisi yang ada.

“Dari sebesar Rp 18 miliar, Dinas Pariwista mengusulkan perubahan PAD menjadi Rp 12 miliar hingga akhir tahun mendatang atau target penerimaan turun sebesar Rp 6 miliar atau 33 persen dari target semula,” katanya, Minggu (12/9/2021) malam.

Saat ini pemkab bersama DPRD sedang melakukan pembahasan bersama dan masuk dalam tahapan pemandangan umum dari masing-masing fraksi partai politik. Pihaknya merinci berdasarkan PAD pariwisata sejak awal tahun sampai dengan sebelum diterapkannya PPKM sebesar Rp 8.388.121.449. Kemudian mulai tanggal 3 Juli 2021 lalu hingga saat ini, obyek wisata ditutup karena diterapkannya PPKM Darurat level 4.

BERITA REKOMENDASI