Dana Desa Cair Bulan Maret

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Dana Desa (DD) untuk Kabupaten Gunungkidul diperkirakan akan cair pada bulan Maret. Meskipun anggaran tersebut sudah tersedia, ada proses dalam pengiriman anggaran ke daerah-daerah.

Pada tahun 2019 Pemerintah Pusat menaikkan besaran dana desa. Jumlah dana desa naik dari tahun 2018 sebesar Rp 117.574.520.000 menjadi Rp 136.052.131.100 atau naik Rp 18 miliar lebih. Kenaikan sekitar 16 persen akan berdampak penambahan masing-masing desa sekitar Rp 100 juta sampai Rp 200 juta.

“Sehubungan hal tersebut semua desa harus sudah memasukkan dana desa,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKB dan MD) Gunungkidul, Sujoko MSi.

Sebagai syarat penggunaan dana desa, setiap desa mesti sudah menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Banyak desa sudah mengesahkan pada awal bulan Januari. Walaupun ada beberapa yang baru mengesahkan akhir Januari.

Satu atau dua desa ada yang berkonsultasi untuk perbaikan anggaran sebelum disahkan. Artinya, semua desa secara prinsip sudah menyelesaikan APBDes, sebagai dasar penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Penyusunan APBDes tepat waktu merupakan kunci kelancaran pengelolaan dana desa. Sebab, dana desa ini akan diluncurkan setiap bulan, jika terjadi keterlambatan pengelolaan pada setiap bulannya akan berdampak pada bulan-bulan selanjutnya. “Tim monitoring dibantu dengan pemerintah kecamatan terus monitoring APBDes,” tambahnya. (Ewi)

BERITA REKOMENDASI