Dari 18 Kapanewon di Gunungkidul, Hanya 2 Tak Butuh Droping Air

Jika nantinya dampak kekeringan semakin meluas, status tersebut dapat dinaikkan sewaktu-waktu. dan anggaran untuk menanggulangi kekeringan dapat mengambil dari anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. “Dari sebanyak 16 kapanewon yang sudah dilakukan dtoping air 10 kapanewon,” imbuhnya.

Edy Basuki menambahkan selain menetapkan status terkini bencana kekeringan, pihaknya juga melakukan pendataan wilayah-wilayah yang mengalami krisis air. Upaya mitigasi juga tetap dilakukan agar dapat memetakan dan mengantisipasi dampak kekeringan agar tidak meluas. Berdasarkan data yang telah dianalisis oleh BPBD, sebanyak 16 Kapanewon diprediksi akan terdampak kekeringan. Sedangkan 2 kapanewon lainnya, yaitu Playen dan Karangmojo diperkirakan akan terbebas dari krisis air.

Hingga saat ini pihaknya mendata sudah 99.559 warga yang terkena dampak kekeringan. BPBD Gunungkidul sendiri sejauh ini telah menyalurkan sebanyak 847 tangki bantuan air kepada masyarakat.

BERITA REKOMENDASI