Dewan Minta Penanganan Antraks Dianggarkan Rp 100 Juta

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Kalangan Komisi IV DPR RI meminta Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mengalokasikan anggaran Rp 100 miliar guna menangani masalah antraks dan dampak sosialnya di Kabupaten Gunungkidul. Jumlah tersebut sangat mungkin, karena anggaran Kementan cukup besar.

Anggaran tersebut digunakan untuk mengakomodasi usulan pemerintah kabupaten agar mempunyai Rumah Potong Hewan (RPH), pembibitan ternak dan juga membantu petani peternak yang sapinya mati karena antraks.

"Komisi IV harus memastikan kunjungan ini memberikan pemecahan masalah yang konkret dalam masalah antraks. Setelah kami pulang harus ada langkah nyata dari kementan, agar Gunungkidul tetap menyandang gudang ternaknya DIY," kata Ketua Komisi IV DPR RI Suding SE.

Terkait permintaan penanganan dampak sosial dan pembuatan RPH pihak Kementerian Pertanian menyatakan siap untuk memberikan anggaran. "Bantuan Kementan ini sebagian bisa digunakan untuk memberikan ganti rugi ternak yang mati," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dipertangan) Gunungkidul Ir Bambang W isnu Broto memberikan penjelasan dengan banyaknya sapi mati. (Ewi)

BERITA REKOMENDASI