Dinsos Gunungkidul Mulai Droping Air

Editor: KRjogja/Gus

WONOSARI (KRjogja.com) – Meskipun hujan kadang masih mengguyur wilayah Gunungkidul, Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertran) mulai melakukan dropping air. Beberapa wilayah memang terkadang masih hujan, tetapi kenyataan di lapangan sebagian warga sudah kesulitan air.

 

“Kami menyiapkan anggaran Rp 750 juta,” kata Kepala Dinsosnakertran Gunungkidul, Drs Dwi Warno Widi Nugraha Msi, Jumat (02/09/2016).

Sebagian besar kecamatan yang wilayahnya menjadi langganan kekeringan sudah mempunyai anggaran dan tangki untuk dropping. Dinsosnakertran mengampu sejumlah kecamatan, seperti Ngawen, Semin, Nglipar, Gedangsari yang kadang  kesulitan air. Walaupun dalam kondisi tertentu Dinas Sosial juga membantu untuk kecamatan yang sudah mempunyai fasilitas dropping,  tetapi kewalahan untuk melayani permintaan masyarakat. “Di manapun ada kesulitan air Dinas siap untuk operasi pengiriman,” tambahnya.

Kepala Dinsosnakertran Gunungkidul Drs Dwi Warno Msi optimis tahun ini kondisi kekeringan tidak separah tahun-tahun sebelumnya. Kadang hujan masih turun di beberapa wilayah. Hanya, sumber-sumber air, baik sumber alam, maupun  tempat penampungan air  mulai mengering. Untuk menjawab kebutuhan masyarakat tersebut pelayanan kebutuhan air dilakukan. Mekanismenya tetap seperti tahun-tahun biasanya, usulan disampaikan secara berjenjang. Lewat desa, kecamatan dan baru ke kabupaten. Hal ini untuk menghindari kemungkinan dobel kiriman. “Harus diingat bantuan ini untuk masyarakat bukan untuk perseorangan,” ujarnya. (Ewi)

 

BERITA REKOMENDASI