Dispar DIY ‘Kebut’ Vaksinasi Sektor Wisata

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Kepala Dinas Pariwisata DIY Ir Singgih Raharja MEd mengungkapkan, pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sangat dirasakan sektor pariwisata. Karena sampai sekarang belum boleh dibuka. Guna membantu kesiapan aktivasi obyek wisata (obwis), Dinas Pariwisata DIY menyerahkan bantuan sarana untuk mendukung sektor wisata.

“Bantuan yang diberikan diantaranya berupa handsanytizer, sabun cair dan perlengkapan lain yang akan dipergunakan ketika nanti obwis sudah diperbolehkan dibuka,” kata Singgih Raharja di sela-sela pemberian bantuan sektor wisata di Obwis Ngingrong Mulo Wonosari, Rabu (25/08/2021).

Bersamaan juga dilaksanakan vaksinasi dosis kedua di obwis Ngingrong. Diungkapkan, bantuan sarana persiapan tersebut juga diberikan di wilayah Mangunan, Goa Selarong dan akhir pekan di wilayah Kulonprogo.

Vaksinasi sektor pariwisata terus didorong untuk percepatan. Selain dalam rangka kesiapan obwis kembali dibuka, juga mendukung tercapainya kekebalan kelompok 70 persen. “ Terlebih sektor pariwisata berhubungan langsung dengan masyarakat. Sehingga kesiapan pengelola obwis maupun wisatawan juga perlu untuk dimaksimalkan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata GunungkidulAstyWijayanti menambahkan, jika nantinya obwis sudah boleh dibuka, tentunya ada standar pelayanan baru. Baik pelaku wisata sudah menjalani vaksinasi, protokol kesehatan hingga wisatawan yang datang. Akan dikoordinasikan layanan sentra vaksin bagi sektor wisata.

Dinas akan berkoordinasi dengan dinas kesehatan, agar nantinya dapat menyediakan sentra layanan vaksinasi. “ Jika nanti aturan obwis sudah boleh dibuka, akan disosialisasikan standar kesiapan layanan bagi obyek wisata di Gunungkidul,” jelasnya. (Ded)

BERITA REKOMENDASI