Dosen UMY Tingkatkan Penjualan Prodiksi Warga Nglegi dengan Kemasan Cokelat

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Dosen Ilmu Komunikasi Fisipol UMY membuat gebrakan baru dalam membantu kelompok di Dusun Nglegi RT.02/RW.03 Patuk Gunungkidul dalam memasarkan hasil olahan kakao. Bersama para mahasiswa dalam Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM), mereka mengemas cokelat hasil olahan dengan kotak agar menarik dan memiliki nilai jual lebih.

Tim ini diketuai oleh Muhammad Muttaqien, S.I.Kom., M.Sn. Ia menilai selama ini potensi industri kakao di Dusun Nglegi cukup tinggi namun kurang dalam hal pengembangan produk dan pemasaran.

“Kegiatan ini merupakan pengabdian dengan menggandeng mahasiswa KKN IT 239 UMY. Program utama kami yakni desain kemasan untuk produk olahan kakao,” kata Muhammad Muttaqien, Kamis (26/02/2021).

Bersama warga yang tergabung dalam Kelompok Tani Ngudi Mulyo/UMKM Bingkon Kakao, mereka diajarkan untuk membuat desain kemasan coklat dan memproduksi kemasan coklat. Ukuran yang dipilih yakni ukuran 60 dan 80 gram yang bertujuan agar produk coklat batangan Bingkon Kakao memiliki kemasan yang layak.

Selain itu warga juga diajarkan untuk memasarkan produk secara online, mengingat pangsa pasar penjualan virtual saat ini cukup menjanjikan. Media instagram dilipih untuk memasarkan hasil produksi warga di akun Bingkon_Kakao.

Muhammad Muttaqien mengatakan proses pengabdian sudah dijalankan sejak sekitar sebulan, dengan diawali diskusi kebutuhan dengan Kelompok Tani Ngudi Mulyo. Setelah itu pada pertemuan berikutnya dilakukan seminar dan workshop dengan mengundang pemateri Indra Triwahyudi seorang desainer grafis sekaligus pemilik produk Niteni.

“Berikutnya membuat desain kemasan coklat batangan yang sudah disepakati juga oleh kelompok tani. Kegiatan diakhiri dengan kegiatan serah terima barang berupa desain kemasan (file), cetak kemasan coklat batangan 60 dan 80 gram sejumlah 220 pcs, plastik kemasan, alat cetak label,” ungkapnya.

Ia berharap dengan ini warga dapat meningkatkan produksi cokelat yang selam ini telah dihasilkan. Selain itu dengan menggunakan kemasan diharapkan pula mampu mampu menambah nilai jual produk. (Van)

UMY

BERITA REKOMENDASI