Dua Sekolah di Gunungkidul Raih Penghargaan Nasional

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Dua sekolah di Kabupaten Gunungkidul menorehkan prestasi meraih penghargaan Adiwiyata Tingkat Nasional. SMPN 1 Ponjong dan MIN 2 Gunungkidul berhasil mendapatkan penghargaan Adiwiyata dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

"Meskipun sekolah pinggiran, SMPN 1 Ponjong mampu meraih prestasi. Hal yang dikembangkan yakni pengolahan barang bekas menjadi bernilai, budidaya tanaman hias, obat dan sayuran. Selain itu pengembangan kompos hingga perikanan. Juga telah meraih predikat sekolah seribu bunga, sekolah model, verifikasi sekolah rujukan dan sekolah standar nasional mandiri,” kata Kepala SMPN 1 Ponjong Pratjaja MPd ketika beraudiensi dengan Wakil Bupati Gunungkidul Dr Drs H Immawan Wahyudi MH di Kantor Pemkab.

Turut dalam audiensi Kepala MIN 2 Gunungkidul Susiyati MPdI, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Agus Priyanto MSi, dan Kasi Kurikulum Bidang SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Wahyudi MPd. Dikatakan, keberhasilan tidak lepas dari peran serta semua pihak baik siswa, orang tua, sekolah dan dinas terkait.

Ke depan SMPN 1 Ponjong disiapkan menuju sekolah Adiwiyata Mandiri. Sedangkan Kepala MIN 2 Gunungkidul Susiyati menuturkan, unggulan yang dikembangkan yakni tanaman jahe serta pemberdayaan lingkungan.

Karena sebelumnya lingkungan sekolah merupakan gunung, kini sudah diubah menjadi hijau. Sehingga siswa akan lebih betah di sekolah. Madrasah juga bekerja sama dengan dosen UGM menciptakan gerakan sekolah menyenangkan.

“Dimana mengutamakan pendidikan karakter dan tidak monoton. Sebagai misal dikelas 1 ada tema kerukunan dan sebagainya,” imbuhnya.

Susiyati menambahkan, kantin juga menyediakan makanan lokal serta pengelolaan sampah. Sehingga tidak ada lagi sampah berserakan. Siswa juga membawa mangkok dan gelas ke sekolah, termasuk membawa bekal. Sehingga makanan yang dikonsumsi terjamin kualitasnya.

MIN 2 Gunungkidul juga mendapat dukungan orangtua wali murid yang tergabung dalam Paguyupan Orang Tua Siswa (POT), komite madrasah dan warga masyarakat Dusun Gebang Wetan dan Gebang Kulon. (Ded)

BERITA REKOMENDASI