FGD Mukasta, Kurikulum Baru Karakter Pelajar Pancasila

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Musyarawah Kerja Kepala Sekolah SMA Swasta (MUKASTA) se-DIY menggelar Focus Group Discussion (FGD) di RM Sepanjang Indah Gunungkidul. Kegiatan mengangkat tema Hidden Curriculum serta dihadiri 93 Kepala SMA swasta se-DIY dan Kepala Balai Dikmen Gunungkidul Agus Muchdiharto. FGD kembali digelar setelah sebelumnya terhenti akibat pandemi Covid-19.

“Kepala sekolah SMA swasta harus selalu aktif mengikuti dan menindaklanjuti informasi terbaru. Serta mendorong pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia, agar kualitas pendidikan di masing-masing sekolah semakin meningkat,” kata Kepala Balai Dikmen Gunungkidul Agus Muchdiharto, Rabu (15/12/2021).

Wacana diberlakukannya kurikulum baru 2022 menjadi topik hangat. Kurikulum tersebut diharapkan fokus mengembangkan karakter peserta didik menjadi pelajar Pancasila. Yakni pelajar yang beriman, berkebhinekaan global, mandiri, bergotong royong, bernalar kritis, dan kreatif. Sehingga Kepala SMA swasta dan guru harus siap dengan paradigma Kurikulum Baru yang mengusung model pembelajaran dengan Project Based Learning (PBL) dan Teaching at the Right Level (TaRL).

“FGD akan memperluas wawasan kepala sekolah dan membawa pendidikan Indonesia semakin baik dan berkualitas,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini juga disampaikan pengalaman kepala sekolah pelaksana Program Sekolah Penggerak. Koordinator Mukasta Gunungkidul Sugihartono MM menuturkan, kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan baik berkat bantuan dan dukungan dari berbagai pihak. Sehingga panitia mengucapkan terima kasih atas bantuan dan dukungan semua pihak. (Ded)

 

 

BERITA REKOMENDASI