Gelombang Tinggi di Sadeng, Tim SAR Selamatkan 2 ABK

Editor: KRjogja/Gus

WONOSARI, KRJOGJA.com – Kecelakaan laut kembali terjadi. Kali ini di perairan  laut dalam yang berjarak beberapa ratus mil dari dermaga Pantai Sadeng Girisubo Gunungkidul, Minggu petang (29/12). Dalam kecelakaan tersebut, kapal ikan dengan dua Anak Buah Kapal (ABK) bernama Ari Bogang (50), warga Dusun Bengle Pucung Girisubo Gunungkidul dan Madi dari Kecamatan Muncar Pacitan.

 

Kapal yang mereka tumpangi dihantam gelombang tingi dan tenggelam. Kedua ABK itu terlempar dan berusaha berenang. Beruntung Tim SAR Korwil I DIY bisa menyelamatkan keduanya dan kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Wonosari.

"Dua ABK berhasil kita selamatkan, sedangkan kapal yang mereka tumpangi hilang tenggelam," kata Koordinator SAR Satlinnmas Wilayah I DIY Sunu Handoko Bayu Segoro SIP.

Saksi mata di lokasi kejadian, Nurhadi yang juga nelayan warga Dusun  Mesu Sumberagung Pracimantoro Wonogiri dan Sarpan, nelayan warga Desa Songbanyu Girisubo  Gunungkidul menyatakan, peristiwa itu bermula saat kedua korban berangkat melaut dari dermaga pantai Sadeng, Minggu pagi. Selain untuk menangkap ikan, keduanya bertujuan memancing gurita.

Keduanya mengambil posisi di perairan dalam sebelah timur pantai Sadeng. Sebenarnya, sejak pagi mesin kapal dalam kondisi tidak stabil, tetapi setelah diperbaiki kapal mereka bisa digunakan. Saat posisi kapal sudah menjauhi dermaga mendadak terjadi gelombang tinggi dan menghantam kapal mereka. "Kuatnya tekanan ombak membuat kapal terbalik hingga akhirnya hilang dihantam gelombang tinggi," jelasnya.

Kedua nelayan Ari Bogang dan Madi terlempar dari kapal dan berusaha menyelamatkan diri dengan berenang. Kejadian tersebut diketahui kedua saksi dan akhirnya melaporkan kejadian itu ke posko SAR yang kemudian dilakukan upaya penyelamatan.

Setelah menerima laporan, regu Tim SAR dan sejumlah nelayan melakukan penyelamatan. Namun, kapal tengelam. "Dua  ABK berhasil diselamatkan Tim SAR," terangnya. (Bmp)

BERITA REKOMENDASI