Gelombang Tinggi Hantam 13 Pantai di Gunungkidul

Editor: Ivan Aditya

WONOSARI, KRJOGJA.com – Gelombang tinggi di pesisir pantai selatan Gunungkidul terus terjadi. Akibat fenomena alam tersebut setidaknya 13 pantai terdampak, beberapa fasilitas wisata, rumah makan, lapak pedagang, talut dan jalan rusak. Badan Meteorologi Klimatologi dan geofisika (BMKG) bahkan memprediksi puncak gelombang tinggi pantai selatan Jawa baru akan terjadi Jumat (29/05/2020) besok.

Setidaknya terdapat 8 rumah makan dan resto rusak, 2 talut penahan Pantai Somandeng dan Baron rusak. Sementara jumlah fasilitas wisata sebanyak 170 titik rusak. “Kewaspadaan tetap kita lakukan hingga gelombang laut kembali normal,” kata Sekretaris Linmas Korwil II DIY, Surisdiyanto kepada KRJOGJA.com. Kamis (28/05/2020).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gunungkidul, Drs Edy Basuki MSi menyatakan gelombang tinggi dan cuaca buruk di perairan laut selatan sangat berpotensi terjadi bencana alam. Nelayan dan warga yang melakukan aktifitas sepanjang perairan laut diminta untuk waspada.

Ia meminta kegiatan melaut sebaiknya tetap berpedoman kondisi cuaca dengan selalu menggunakan panduan cuaca dari BMKG. “Puncak gelombang tinggi masih akan tetjadi dan warga maupun nelayan agar waspada,” ucapnya.

Sebanyak 13 pantai terdampak gelombang tingi tersebut diantaranya Pantai Pulangsawal, Somandeng, Watulawang, Slili, Drini, Sundak. Selain itu turut terdampak pula Pantai Sadranan, Krakal, Ngrumput, Ngandong, Sepanjang dan Baron. (Bmp)

BERITA REKOMENDASI