Gerakan Kasih Ramadan Sentuh Para Ibu Penggerak di Gunungkidul, Begini Pesan GKR Bendara

Editor: Agus Sigit

WONOSARI, KRJOGJA.com – Gerakan Kasih Ramadan 2022 ditutup di Kabupaten Gunungkidul, Jumat (29/4/2022) bersama ibu-ibu dan kader pejuang edukasi kesehatan bagi ibu dan keluarga. Salah satu hal yang penting untuk terus menjaga asupan gizi agar anak tidak mengalami kasus stunting.

GKR Bendara, yang hadir langsung mengatakan bahwa perjuangan menekan stunting memerlukan peran seluruh pihak. Bendara mengapresiasi Kabupaten Gunungkidul yang dengan gotong-royonh berhasil nyata mengurangi angka stunting dari tahun ke tahun.

“Sekaligus saya mengingatkan bahwa sejak tiga bulan sebelum menikah sudah ada edukasi untuk memaksimalkan anak, ini program luar biasa BKKBN di bawah dokter Hasto. Begitu pula 1000 hari pertama kehidupan, ini sangat penting untuk langkah selanjutnya anak, termasuk bebas dari stunting. Gunungkidul sudah berusaha sebaik mungkin menurunkan angka stunting dan terbukti turun dari tahun ke tahun,” ungkap Bendara.

1000 hari pertama kehidupan, terutama untuk ibu dan bayi menjadi sangat penting dengan asupan gizi baik membantu proses tumbuh kembang. Bunda Duta Stunting Gunungkidul, Ibu Hj Diah Sunaryanta yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Gunungkidul pun menyampaikan faktor geografis Kabupaten Gunungkidul menjadi tantangan untuk percepatan edukasi terkait gizi dan pencegahan stunting.

“Namun hal itu bukan menjadi halangan bagi Tim Penggerak PKK yang melakukan pendataan, edukasi, serta penanganan stunting di Gunungkidul. Kami terus bergerak dan mensosialisasikan pencegahan stunting dan penekanan pentingnya asupan bergizi dalam keluarga,” ucapnya.

Sementara, Kepala BKKBN DIY, Shodiqin menyampaikan bahwa BKKBN DIY membentuk Tim Pendamping Keluarga yang terdiri dari Tim Penggerak PKK, Bidan, dan Tim KB dalam setiap tim yang tersebar di setiap desa. Sudah terbentuk lebih dari 1000 Tim Pendamping Keluarga di DIY yang tugasnya mendampingi calon pengantin agar lebih teredukasi mengenai ketahanan dan kesejahteraan keluarga, dalam hal ini tentunya mencegah terjadinya kasus stunting pada anak.

Pada acara di Gunungkidul juga diserahkan bantuan dari Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (APRINDO) DIY kepada Tim Penggerak PKK Kabupaten Gunungkidul.
Harapannya segala upaya untuk membina dan melakukan edukasi dalam Gerakan Kasih Ramadhan dapat membantu keluarga untuk meningkatkan ekonomi dalam upaya pemenuhan gizi batita dan keluarga. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI